Apa itu TV Digital ? yang akan menggantikan TV Analog


TV Digital adalah penyiaran yang menggunakan metode VHF atau UHF, walaupun metode yang digunakan sama dengan TV Analog tapi yang membedakan adalah format konten yang digital.

Dalam penyiaran TV Analog, jika stasium pemancar semakin jauh maka singal akan melemah yang dapat menyebabkan penerimaan gambar akan memburuk dan berbayang. Lain halnya dengan penyiaran TV Digital yang terus memberi signal hingga tidak dapat diterima lagi.

Era TV Digital juga akan menikmati fasilitas tambahasn seperti EPG atau Electronic Program Guide yang berfungsi untuk mengatahui acara-acara yang akan tayang bahkan kalian juga bisa melihat acara-acara yang sudah tayang beberapa jam yang lalu.

Siaran TV Digital, memiliki kualitas gambar yang bagus dan suara yang jernih tentu saja jauh lebih baik dibanding siaran TV Analog, dimana tidak ada lagi gambar yang berbintik-bintik atau berbayang pada layar tv, tulis Kominfo pada penjelasan resminya (03/06/2021)

Migrasi TV Analog ke TV Digital yang diprogramkan oleh Kominfo, tidak berarti masyarakat berpindah ke layanan streaming atau berlangganan TV Kabel tidak pula harus membeli televisi baru. Masyarakat tetap dapat menonton tayangan yang ada saat ini di siaran FTA atau Free To Air secara digital, Antena yang digunakan juga masih tetap berfungsi.

TV Digital bukan layanan streaming internet jadi tidak memerlukan kouta internet atau pulsa, tidak ada biaya langganan alias GRATIS, tidak seperti tv satelit atau parabola karena sudah menggunakan teknologi DVB-T2, Cukup tambahkan STB atau Set Top Box dengan begitu televisi kalian masih tetap terpakai.

Sumber : http://indonesiabaik.id/infografis/tv-digital-bukan-layanan-streaming-internet

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama