Pengertian, Gejala, Penyebab dan Pencegahan Mimpi Buruk

Pengertian Mimpi Buruk

Mimpi buruk adalah sebuah perasaan yang tidak nyaman dan menakutkan yang sering terjadi saat kita tertidur dimalam hari, disaat terbangun kita bisa saja masih merasakan perasaan yang tidak nyaman dan tidak menyenangkan tersebut.


Gejala Mimpi Buruk

Gejala dasar mimpi buruk yang umum dikenal dikalangan masyarakat adalah "Nightmare", yang merupakan keadaan yang menimbulkan perasaan tidak nyaman pada saat kita terbangun dari tidurnya. Kita yang mengalami hal tersebut mungkin melihat, mendengar, atau merasakan hal-hal yang mengerikan dan menakutkan pada saat tertidur sehingga tidur kita menjadi tidak tenang.

Gejala lainnya yang dapat kita alami adalah "Night Terror", yang merupakan sensasi atau perasaan ketakutan dan tidak nyaman yang dapat membuat kita bangung secara tiba-tiba saat tertidur. Hal ini berbeda dengan "Nightmare". sebab "Night Terror" kita tidak dapat mengingat mimpi yang kita alami

Gejala ketiga yang dapat kita alami adalah "Sleep Paralysis", yang merupakan keadaan saat merasakan tubuh kita tidak dapat bergerak pada saat tidur dan biasanya disertai dengan perasaan sesak napas. fenomena ini dikenal sebagai ketindihan


Penyebab dan Faktor Risiko Mimpi Buruk   

Penyebab yang paling sering terjadi saat mimpi buruk adalah karena adanya keadaan stres dan kondisi yang menimbulkan kecemasan. Faktor risiko saat terjadinya mimpi buruk adalah orang yang baru mengalami trauma psikis, riwayat kegagalan, depresi, cemas, dan orang yang lelah bekerja


Diagnosis Mimpi Buruk

Diagnosis Mimpi Buruk pada umumnya ditegakkan melalui wawancara medis. Pada beberapa kasus berat, dokter mungkin akan menyarankan pemeriksaan rekam listrik otak (elektroensefalografi) untuk menentukan apakah terdapat gelombang otak yang abnormal pada saat pasien tidur.


Penanganan Mimpi Buruk   

Pada umumnya khusus kasus mimpi buruk tidak ada pengobatan. Yang perlu anda lakukan adalah melakukan meditasi, relaksasi, mengurangi beban pikiran, serta mengurangi frekuensi terjadinya mimpi buruk

Sebagian besar kasus mimpi buruk ini tidak perlu penanganan, cukup mengubah pola pikir ke arah yang lebih positif. Pada umumnya Dokter akan melakukan terapi kognitif dan perilaku (Cognitive Behaviour Therapy – CBT) untuk meringankan dan membantu orang yang sering mengalami mimpi buruk. Jika mimpi buruk terjadi secara mengulang dan mengganggu kualitas tidur, pemberian obat yang dapat menyeimbangkan kandungan senyawa kimia alami dalam otak dapat membantu kamu.


Pencegahan Mimpi Buruk

Dalam kasus ini pencegahan yang bisa dilakukan adalah mengurangi beban kerja serta beban pikiran. Menciptakan keadaan tenang saat bekerja, mengurangi kecemasan,  dan berlatih meditasi hal ini diyakini dapat membantu mengurangi kejadian mimpi buruk

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama